Organizing

KonMari Method; Metode Rapi-rapi yang Selama Ini Saya Cari

Beberapa bulan lalu, saya cukup terperangah oleh salah satu postingan foto seorang teman di Facebook. Ia menunjukkan sebuah foto tumpukan baju dan sepatu yang sangat banyak, tumplek-blek di satu ruangan. Saya sangat penasaran, ini apa? Kok sebegini hebring beres-beresnya? Dan, baru kali itulah saya mengetahui istilah KonMari Method.

Googling sana sini, nonton youtubers yang sudah dan sedang menerapkan KonMari Method, follow Instagram Marie Kondo dan mengikuti setiap update nya. Semua itu mencengangkan saya dan membuat saya berdecak kagum. That’s stunning! Brilliant!

Nah, ternyata temans, KonMari Method ini sedang sangat populer di seluruh dunia. Marie Kondo, sang penemu metode ini, adalah seorang yang sangat gila beres-beres! Sejak kecil ia terobsesi dengan berbenah; merapikan kelas, merapikan rumah, bahkan ia merapikan barang-barang setiap anggota keluarganya!

Image Source http://wou.edu

Kini, Marie Kondo hadir dengan metode berbenah yang terkonsep dalam buku best seller nya yangย  berjudul The Life-Changing Magic of Tidying Up. Buku ini telah terjual lebih dari 5 juta copy di seluruh dunia dan belum lama ini Marie Kondo juga merilis buku keduanya yang berjudul Spark Joy.

Nah, walaupun saya belum membaca bukunya, saya begitu antusias mengikuti aturan main yang telah ditetapkan Marie Kondo dalam metode berbenahnya. Penasaran kan? Let’s check it out!

“Does it spark joy?”

Itulah pertanyaan yang harus kita jawab dalam merapikan dan menyortir barang-barang kita. Selama ini mungkin kita hanya menyingkirkan barang-barang yang sudah tidak layak atau sudah tidak bagus untuk disimpan. Padahal yang benar adalah bagaimana menyimpan barang yang benar-benar membuat hati kita senang. Dalam sebuah video YouTube saya melihat bagaimana seseorang yang sedang menerapkan KonMari Method ini, menyentuh setiap barang dan bertanya pada dirinya, “Does it spark joy?” Jika tidak ada unsur “spark joy”, maka ucapkan terima kasih dan singkirkan.

5 Tahapan KonMari Method

Dalam melakukan proses berbenah ala KonMari, kita harus melakukan penyortiran barang setahap demi setahap sesuai urutannya, yakni:

  1. Clothes (pakaian, sepatu-sandal, topi, ikat pinggang, scarf, tas, dompet, perhiasan, aksesoris)
  2. Books
  3. Papers
  4. Miscelaneous (Komono)
  5. Sentimental Items

Jadi, uniknya metode ini adalah kita mengumpulkan semua barang tersebut (misalnya kategori clothes) di satu tempat. Semuanya? Ya, semua yang ada dikumpulkan jadi satu. Memang akan butuh waktu khusus untuk berbenah seperti ini, tapi metode ini lebih efektif dibandingkan dengan berbenah berdasarkan tempat atau ruangan.

Memilih Apa yang Ingin Disimpan, Bukan Memilih yang Ingin Disingkirkan

Nah, ini nih yang unik dari KonMari. Saya yakin selama ini kita semua lebih ke “memilih yang ingin kita singkirkan”, betul kan? Yup! Saya juga mengakuinya. Saya jarang menyingkirkan barang-barang kecuali yang sudah benar-benar tidak layak. Karena seringkali berujar pada diri sendiri, “Mau dibuang? Ah sayang…” Padahal misalnya, barang tersebut lama tidak kita gunakan dan hanya teronggok saja di lemari. Atau barang-barang yang “sayang” untuk kita singkirkan semakin lama semakin berjejalan bahkan hingga ke kolong-kolong tempat tidur kita. x_x #tutupmuka

So, konsep yang ditawarkan oleh Marie Kondo benar-benar menginspirasi saya. Bahwa dengan memilih apa yang ingin kita simpan (yakni dengan unsur “spark joy”), maka kita akan benar-benar care dengan barang tersebut dan merasa bahagia memilikinya. Ugh, rasanya saya seperti ditonjok. Betapa saya harus segera membenahi diri dan menuju proses penyortiran barang ala KonMari.

Selama ini saya merasa sangat kesulitan untuk merapikan rumah. Kegiatan rumah tangga dan beraktivitas bersama anak-anak setiap hari membuat saya kewalahan untuk membuat seluruh rumah menjadi “rapi”. Karena biasanya setelah merapikan satu tempat, tempat yang lain pasti sudah diacak-acak oleh anak-anak. Tapi, setelah saya mempelajari KonMari Method, saya berujar pada diri saya, “Ini nih! Metode yang kayak begini yang selama ini saya cari-cari.”

Tantangan untuk melakukan setiap tahapannya memang tidak mudah. Tapi saya yakin insyaAllah saya bisa melakukannya. I can do it!

Apa pendapat kalian tentang metode ini temans? Adakah yang sudah mencobanya? Sharing di kolom komentar ya! ๐Ÿ˜‰

Image Source http://bigpicturefinefocus.com

2 thoughts on “KonMari Method; Metode Rapi-rapi yang Selama Ini Saya Cari

    1. Hahaha, samaan kita. Hayuk kapan-kapan nyobain KonMari Methode ini ๐Ÿ˜‰ Btw makasih yaaa Ndy dah berkunjung ^_^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *